Lapajung, Jumat 23 Januari 2026 — Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) Super MTs PP Yasrib Lapajung mendapatkan pembinaan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) pada Jumat (23/01/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat peran PIK-R dalam membina remaja agar lebih sadar akan isu-isu sosial dan kesehatan remaja.
Pembinaan kali ini mengangkat tema stigma, perundungan (bullying), dan kesetaraan gender. Materi disampaikan oleh dua narasumber dari DP3AP2KB, yaitu Hj. Andi Rasyidah Ahmad, S.Km., M.Si. dan Hj. Nurdiyah, S.Sos. Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para anggota PIK-R serta siswa MTs PP Yasrib Lapajung.
Dalam pemaparannya, Hj. Andi Rasyidah Ahmad menekankan pentingnya membangun pola pikir positif dan empati di kalangan remaja untuk menghindari stigma dan perilaku perundungan. “Remaja harus menjadi agen perubahan yang mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, ramah, dan saling menghargai,” ujarnya.
Sementara itu, Hj. Nurdiyah menyoroti pentingnya pemahaman tentang kesetaraan gender sejak usia sekolah. Ia menjelaskan bahwa laki-laki dan perempuan memiliki hak, peran, dan kesempatan yang sama untuk berkembang dan berprestasi. Menurutnya, pemahaman ini sangat penting untuk mencegah diskriminasi dan membangun hubungan sosial yang sehat di kalangan remaja.
Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan PIK-R Super MTs PP Yasrib Lapajung semakin aktif menjadi wadah edukasi dan konseling bagi remaja, khususnya dalam menghadapi persoalan stigma, perundungan, dan isu-isu sosial lainnya. Pihak madrasah juga berharap kerja sama dengan DP3AP2KB dapat terus berlanjut demi mencetak generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berwawasan.




